Creativestation.id – Kota Yogyakarta menjadi pusat perhatian nasional dengan terselenggaranya Forum Smart City Nasional 2025. Acara yang juga menghadirkan Smart City Business Matchmaking ini diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.
Forum ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Gelaran tersebut mempertemukan ratusan kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia yang telah mengimplementasikan program Smart City.
Selain itu, forum ini juga membuka ruang kemitraan antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha serta inovator digital. Dengan begitu, pembangunan kota cerdas dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.
Forum Smart City 2025 ini tidak hanya sekadar pertemuan seremonial. Di dalamnya, para pemimpin daerah dan pakar berinteraksi, berbagi pengalaman, dan menyusun strategi bersama.
Hal ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam setiap aspek pembangunan, mulai dari layanan publik hingga pengelolaan lingkungan.
Transformasi digital dianggap sebagai pilar utama untuk menghadapi tantangan global dan meningkatkan daya saing bangsa.
Visi Smart City Menuju Indonesia Emas
Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menegaskan bahwa komitmen daerah dalam membangun kota cerdas adalah modal utama menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, inovasi digital bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan di tengah era yang serba cepat dan dinamis.
“Transformasi digital bukan lagi tren, tetapi sebuah keharusan. Kita tidak bisa berdiam diri di tengah gelombang perubahan teknologi yang masif. Smart City adalah jawaban kita untuk membuat kota lebih efisien, tanggap, dan berorientasi pada kebutuhan warga,” ujar Meutya dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang serius mengembangkan konsep Smart City di wilayah masing-masing. Dengan konsistensi dan inovasi, transformasi digital diyakini akan mempercepat peningkatan kualitas layanan publik, seperti perizinan yang lebih cepat, transportasi yang terintegrasi, dan pengelolaan sampah yang lebih efisien.
Hal itu sekaligus menjadi fondasi dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional, karena sistem yang terdigitalisasi akan lebih aman dari ancaman siber dan lebih tangguh dalam menghadapi krisis.
Peran Daerah dalam Mewujudkan Smart City
Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X, menilai tema Smart City tahun ini sangat relevan dengan visi besar bangsa. Pembangunan berbasis teknologi, katanya, harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Teknologi harus humanis. Ia harus melayani, bukan malah mempersulit. Tujuan utama Smart City adalah meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Paku Alam X.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Smart City di Yogyakarta berlandaskan pada filosofi lokal, di mana teknologi disesuaikan dengan kearifan budaya.
Baca Juga: Momen Pemuda Gaza Unboxing Kotak Bantuan dari Indonesia, Beginilah Isinya
Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi dalam mewujudkan Smart City. Prinsip “golong gilig manunggal nyawiji” yang mengedepankan persatuan menjadi fondasi kuat bagi seluruh elemen bangsa.
Dengan semangat itu, Indonesia dapat mencapai transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini berarti bahwa manfaat digitalisasi harus bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil dan belum memiliki akses teknologi yang memadai.
Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Forum Smart City 2025 di Yogyakarta menghadirkan sesi khusus Business Matchmaking. Dalam agenda ini, pemerintah daerah dipertemukan dengan pelaku usaha serta inovator digital. Tujuannya adalah membangun kolaborasi strategis yang dapat mempercepat implementasi Smart City di berbagai daerah.
Para startup dan perusahaan teknologi mempresentasikan solusi-solusi inovatif mereka, mulai dari platform layanan publik digital, sistem manajemen lalu lintas cerdas, hingga solusi pengelolaan limbah berbasis IoT. Melalui forum ini, diharapkan lahir solusi baru dan proyek nyata yang bisa diterapkan di tingkat kota maupun provinsi.
“Kolaborasi lintas sektor diyakini menjadi kunci untuk menghadapi tantangan digitalisasi yang semakin kompleks. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kerja sama yang solid, Smart City dapat benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Direktur Jenderal Teknologi Pemerintahan Digital Komdigi, Mira Tayyiba.
Ia mencontohkan, sebuah startup yang mengembangkan aplikasi kesehatan digital dapat berkolaborasi dengan pemerintah kota untuk menyediakan layanan konsultasi medis jarak jauh bagi warga.
Digitalisasi sebagai Prioritas Nasional
Mira Tayyiba menegaskan bahwa arah pembangunan Smart City sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. “Transformasi digital, menurutnya, bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kedaulatan dan ketahanan bangsa,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat berperan dalam menyusun standar dan regulasi, sementara daerah menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan. Dengan kolaborasi antara pusat, daerah, dan sektor swasta, ekosistem digital Indonesia akan semakin kuat. Hal ini akan menjadi fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045.
Pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur digital, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal. Pembangunan jaringan internet cepat, penyediaan data center yang andal, dan peningkatan literasi digital menjadi prioritas utama. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun daerah yang tertinggal dalam gelombang transformasi digital.
Momentum Menuju Ekosistem Digital Nasional
Forum Smart City Nasional 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia. Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, transformasi menuju kota cerdas dapat dipercepat.
Hasil dari forum ini diharapkan melahirkan langkah konkret yang dapat diimplementasikan secara luas, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di kota-kota menengah dan kecil.
Smart City bukan sekadar tren teknologi, melainkan strategi besar bangsa menghadapi era global. Dengan inovasi dan digitalisasi, Indonesia dapat meningkatkan kualitas hidup warganya sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan.
Inilah kunci utama dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Dengan segala langkah yang telah dan akan diambil, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk menjadi negara maju yang berdaya saing global.
Gelaran Forum Smart City 2025 di Yogyakarta menegaskan pentingnya inovasi digital sebagai landasan pembangunan bangsa. Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah daerah dapat menghadirkan layanan publik yang lebih baik dan berdaya saing global.
Dengan komitmen yang kuat dan visi bersama, Indonesia berada pada jalur yang tepat menuju Indonesia Emas 2045. Smart City bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun bangsa yang cerdas, tangguh, dan berkelanjutan.
Ikuti terus cerita inspiratif, inovasi lokal, dan aksi sosial berdampak hanya di Creativestation.id – sumber referensi kreatif untuk inovasi, bisnis, dan teknologi.
Baca Juga: Peran Inovasi dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Leave a Comment