Creativestation – Sosok King Aloy kini menjadi salah satu figur hiburan yang paling banyak dibicarakan di media sosial. Kehadirannya dalam live maraton YouTube bersama Reza Arap, DJ Bravy, dan kreator besar lainnya membuat namanya makin melambung. Karakter unik dan penampilannya yang nyentrik menjadikannya sorotan di berbagai platform digital.
Asal Usul Nama dan Awal Perjalanannya
Nama panggung King Aloy memiliki kisah menarik di baliknya yang berasal dari kesalahan penulisan huruf saat pendaftaran sekolah. Kakeknya hendak menulis nama “Aldy”, tetapi huruf “d” terbaca sebagai “o”, sehingga ia dipanggil “Aloy”. Julukan itu kemudian menjadi ciri khas yang membangun identitasnya sebagai entertainer.
Pekerjaan Sebelum Terjun ke Dunia Hiburan
Sebelum terkenal, King Aloy pernah menjalani profesi sebagai sales dan office boy (OB) di Samsung. Pengalaman itu membuatnya memahami kerasnya dunia kerja serta membentuk mental kuat dalam menghadapi berbagai situasi. Ia kemudian beralih menjadi MC untuk berbagai acara yang menjadi langkah awal karier hiburannya.
Menjadi Brand Ambassador dan Konten Kreator Populer
Karier King Aloy kian meroket setelah ia didapuk menjadi brand ambassador Holywings Group pada tahun 2019. Pembawaannya yang unik dan penuh gimmick membuatnya mudah diingat oleh publik. Selain itu, ia aktif membuat konten lucu di TikTok dan Instagram sehingga memperkuat keberadaannya sebagai figur hiburan modern.
Aktif sebagai DJ Lewat Duo DJ DNA
Selain menjadi konten kreator, King Aloy juga aktif di dunia hiburan malam sebagai disc jockey. Bersama partnernya, ia tampil dalam format duo DJ DNA yang sering memeriahkan berbagai venue. Energi panggung dan gaya khasnya membuat banyak penonton menunggu-nunggu kehadirannya di setiap acara musik.
Sorotan Publik soal Tarif King Aloy
Seiring popularitasnya, banyak orang mulai mempertanyakan berapa biaya mengundang King Aloy untuk tampil. Rumor beredar bahwa tarifnya mencapai angka fantastis, terutama untuk acara-acara besar. Hal ini wajar terjadi karena permintaan untuk memanggilnya meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Konser Musik September 2025 di Indonesia Hadirkan Dewa 19 hingga Muse
Pernyataan King Aloy di Podcast Juan & Eve
Dalam podcast Juan & Eve, King Aloy ditanya langsung mengenai tarif manggungnya dan hanya menjawab singkat, “Tergantung.” Meski begitu, ketika ditanya apakah tarifnya di atas 50 juta untuk tampil di klub, ia mengisyaratkan bahwa angka tersebut bukan hal mustahil. Jawabannya membuat publik semakin penasaran.
Alasan Tarifnya Dinilai Tinggi
Menurut pengakuannya, banyak orang menilai biaya mengundang King Aloy mahal karena ia menjual gimmick serta persona yang tidak dimiliki DJ lain. Penampilannya bukan hanya soal musik, tetapi juga karakter unik yang menjadi daya tarik utama. Hal ini membuat nilai komersialnya jauh lebih tinggi dari performer biasa.
Rumor Tarif Mencapai Ratusan Juta
Di media sosial beredar kabar bahwa tarif King Aloy bisa mencapai ratusan juta rupiah untuk satu kali tampil. Ia memang tidak membenarkan angka tersebut secara gamblang, tetapi sikapnya yang tidak menolak rumor itu membuat banyak pihak percaya. Apalagi popularitasnya terus naik dan permintaan tampil semakin banyak.
Perkiraan Harga Undangan untuk Saat Ini
Berdasarkan rekam jejak, popularitas, dan pernyataan langsungnya, dapat diperkirakan bahwa biaya mengundang King Aloy berada di kisaran puluhan juta hingga mungkin mencapai seratus juta rupiah tergantung jenis acara. Meski tidak ada angka resmi, jelas bahwa nilai komersialnya tinggi dan sebanding dengan daya tarik hiburan yang ia bawa.









Leave a Comment