Dua Versi HyperOS Disetop Xiaomi, Ini Masalah Fatal yang Ditemukan!

Acsyara Aulia

July 1, 2025

2
Min Read
Dua Versi HyperOS Disetop Xiaomi, Ini Masalahnya

On This Post

Creativestation.id – Xiaomi diberitakan telah menangguhkan sementara waktu pemutakhilan sistem operasi HyperOS untuk beberapa ponsel lawas usai terbitnya laporan tersebut bug Yang membuat layar ponsel menjadi gelap atau black screen Meski dampaknya terbatas, perusahaan China tersebut mengambil pendekatan yang waspada dan saat ini sedang menjalankan penyelidikan secara menyeluruh.

Temuan ini pertama dilaporkan Gizchina Pada hari Sabtu minggu lalu, tanggal 28 Juni 2025, dua versi sistem operasi mengalami penangguhan distribusi, yaitu OS2.0.5.0.VLQIDXM dan OS2.0.7.0.VLQMIXM. Sebelumnya, kedua versi tersebut sudah mulai diperkenalkan secara berkala kepada segelintir pengguna sebagai langkah dalam strategi peluncuran yang digunakan oleh Xiaomi.

Setelah menerima laporan bug Tim internal Xiaomi segera melakukan investigasi. Selama proses tersebut, mereka mendapati bahwa dua unit yang bermasalah ternyata pernah mengalami pergantian layar atau reparasi komponen menggunakan spare part non-resmi dari sumber eksternal.

Namun begitu, Xiaomi masih belum memastikan apakah reparasi yang dilakukan secara non-resmi menjadi faktor utama munculnya gangguan tersebut. Seperti tercantum dalam laporan itu. Antara Dugaan awal mengungkapkan kemungkinan bahwa versi teranyar dari HyperOS tengah melakukan interaksi intensif dengan hardware guna mempersembahkan tampilan antarmuka baru, tetapi timbul ketidakkompakan lantaran penggunaan suku cadang tak original sehingga berujung pada masalah visual semacam layar gelap total.

Penyelidikan masih dilanjutkan guna mencari tahu apakah permasalahan ini disebabkan oleh kelemahan pada software atau murni karena tidak kompatibelnya hardware yang digunakan. Hingga kini, Xiaomi juga belum mengeluarkan hasil analisis resminya mengenai faktor pemicu gangguan tersebut.

Baca juga : Android 16 dengan Fitur Adaptive Apps Siap Meluncur

Saat ini, pengembangan sistem operasi HyperOS belum benar-benar dihentikan oleh Xiaomi. Perusahaan hanya melakukan penangguhan sementara untuk peluncuran versi tertentu yang diperkirakan memiliki masalah. Selain itu, Xiaomi tengah memperkuat kapabilitas diagnostic internal mereka serta menganjurkan para pengguna yang terkena dampaknya agar mengunjungi service center resmi perusahaan, bukan menggunakan jasa dari penyedia servis eksternal atau bengkel independen.

Tindakan ini juga berfungsi sebagai pengingat bagi para pengguna mengenai potensi risiko yang muncul akibat memperbaiki perangkat dengan komponen non-resmi, khususnya pasca pelaksanaan pembaruan sistem operasi skala besar.

Ikuti terus perkembangan prestasi anak bangsa lainnya hanya di Creativestation.id – Wadah Inspirasi, Inovasi, dan Ekonomi Masa Depan

  1. […] Baca juga : Dua Versi HyperOS Disetop Xiaomi, Ini Masalah Fatal yang Ditemukan! […]

Leave a Comment

Related Post